Sabtu, 15 November 2014

Resume tugas 5


Kandungan Kata “Ilah” (مَعْنَى اْلإِلَهِ)

مَعْنَى اْلإِلَهِ

Kata ILAH
•    Terdiri atas tiga hurup: alif, laam, dan haa.
•    Kalau merujuk ke kamus besar bahasa Arab maka ALIHA itu memiliki beberapa arti.
a.    Tenang/tentram (سَكَنَ إِلَيْهِ)
b.    Memohon perlindungan (اِسْتَجَارَ بِهِ)
c.    Yang dituju karena rindunya (اِشْتَاقَ إِلَيْهِ)
d.    Paling dicintai/dirindukan (وُلِعَ بِهِ)
e.    Mengabdi (عَبَدَهُ)

A.    Tenang/Tentram (سَكَنَ إِلَيْهِ)
•    Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang dapat memberikan ketenangan dan ketentraman kecuali Allah”.
•    Seorang Muslim harus yakin bahwa tidak ada yang dapat menenangkan dan menentramkan kecuali menjalin hubungan dengan Allah.
•     أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ (Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram).
•    Ridho dan merasa tenang dengan kehidupan dunia (وَرَضُوا بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاطْمَأَنُّوا بِهَا)

B.    Memohon Perlindungan (اِسْتَجَارَ بِهِ)
•    Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang dapat memberikan perlindungan kecuali Allah”.
•     Minta perlindungan kepada jin, didapati adalah bencana dan dosa.
•    Hadits: meski semua makhluk melindungi seseorang tapi Allah hendak menimpakan bencana, maka akan tertimpa bencana. Begitu pula sebaliknya.

C.    Yang Dituju Karena Rindunya (اِشْتَاقَ إِلَيْهِ)
•    Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang dituju karena rindunya kecuali Allah”.
•    اللهُ غَايَتُنَا Allah tujuan kami.
•    Larilah kamu menuju Allah
a.    Kalau lari, tabiatnya muka ke depan dan tidak berpaling ke kiri dan ke kanan
b.    Jangan terbuai dengan dunia dan orang lain.
•    Janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (وَلا تَعْدُ عَيْنَاكَ عَنْهُمْ  ).

D.    Paling Dicintai/Dirindukan (وُلِعَ بِهِ)
•    Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang dicintai atau dirindukan kecuali Allah”.
•    Boleh kita cinta anak, harta, dan yang lainnya, tapi yang paling dcintai haruslah Allah.
•    Kecintaan seorang mu’min kepada Allah harus sangat cinta, bukan sama cintanya dengan kepada selainNya.
•    Kenapa cintai tertinggi harus kepada Allah?
a.    Karena tabiat cinta itu menuntut pengorbanan
b.    Menuruti tuntutan anak, istri, dan lainnya tidak boleh bertentangan dengan Allah.

E.    Mengabdi (عَبَدَهُ)
•    Ini arti ilah yang merangkum semua arti ilah di atas.
•    Karena mengabdi berarti:
a.    Merasa tenang
b.    Minta perlindungan
c.    Menuju karena rindunya
d.    Mencintai
•    Berarti لاإله إلاالله maknanya “tidak ada yang berhak diabdi kecuali Allah”.

Tuntutan Pengabdian
•    Pengabdian itu tercapai kalau dilakukan dengan:
a.    Sempurna dalam mencintai (كَمَالُ الْمَحَبَّةِ).
b.    Merasa asyik bersamanya.
c.    Berlama-lama bersamanya.
•    Sempurna dalam menghinakan diri (كَمَالُ التَّذَلُّلِ).

Kerendahan yang paling rendah adalah saat sujud.

•    Sempurna dalam ketundukan (كَمَالُ الْخُضُوْعِ).
a.    Terhadap semua aturan yang telah ditetapkan.
b.    Tanpa reserve.
c.    Apakah kita ketika beribadah merasa seperti ini?

Ilah itu X

•    Dari keterangan arti ilah secara bahasa, maka ilah itu bisa apa saja  ilah itu X.
•    X jadi ilah kalau:
a.    Diharapkan (اَلْمَرْغُوْبُ) karunia dan pahalanya atas segala jerih payahnya.
b.    Ditakuti (اَلْمَرْهُوْبُ) siksanya (intimidasi, teror, ancaman); X biasanya punya fasilitas dunia.
c.    Diikuti (اَلْمَتْبُوْعُ) perintah dan larangannya yang bertentangan dengan Allah (42:21  X buat syariat lalu diikuti, X = ilah).
d.    Dicintai (اَلْمَحْبُوْبُ) sama atau lebih tinggi dari pada cintanya kepada Allah.
•    Kalau sudah demikian maka X jadi yang disembah/diabdi (اَلْمَعْبُوْدُ).

ILAH (Ibnu Taimiyah)

هُوَ الَّذِي يَأْلَهَهُ الْقَلْبُ بِكُلِّ الْحُبِّ وَالتَّعْظِيْمِ وَالتَّجْلِيْلِ وَالتَّكْرِيْمِ وَالرَّجَاءِ وَالخَوْفِ وَنَحْوَ ذَلِكَ
Segala yang digandrungi hati dengan segenap kecintaan, pengagungan, penghormatan, pemuliaan, harap, cemas, dan sederajat dengan itu.

Pengabdian Kepada Allah
•       Pengabdian hanyalah kepada Allah saja karena :
  1. Allah Pemilik otoritas
  2. Allah Pemilik ketaatan 
  3. Allah Pemilik kedaulatan
Allah Pemilik Otoritas (صَاحِبُ الْوِلاَيَةِ)
•       Hak memerintah dan memimpin ada di Tangan Allah, bukan yang lain
•       7:54 أَلا لَهُ الْخَلْقُ وَالأمْرُ  Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah
•       7:196 إِنَّ وَلِيِّيَ اللَّهُ الَّذِي نَزَّلَ الْكِتَابَ وَهُوَ يَتَوَلَّى الصَّالِحِينَ Sesungguhnya pelindungku ialah Allah yang telah menurunkan Al Kitab (Al Qur'an) dan Dia melindungi orang-orang yang saleh.
•       Kalau ada manusia yang mengaku punya otoritas  merebut hak Allah = syirik

Allah Pemilik Ketaatan (صَاحِبُ الطَّاعَةِ)
•       Ketaatan yang utama adalah taat kepada Allah (4:59)
•       Ketaatan kepada Rasul karena Rasul tidak pernah ma’siyat kepada Allah, sehingga nilai ketaatannya sama (4:80)
•       Ketaatan kepada ulil amri punya syarat, ulil amri itu taat kepada Allah
لَا طَاعَةَ فِي مَعْصِيَةٍ إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي الْمَعْرُوفِ
Tidak ada ketaatan dalam ma’siyat, ketaatan itu hanya pada masalah ma’ruf (Muttafaq alaih)

Allah Pemilik Kedaulatan (صَاحِبُ الْحَاكِمِيَّةِ)
•       Kedaulatan ada di tangan Allah (6:57, 12:40,67)
إِنِ الْحُكْمُ إِلا لِلَّهِ
Menetapkan hukum itu hanyalah hak Allah
•       Kedaulatan rakyat bermakna :
a. Bagaimana umat Islam sebagai mayoritas mendapatkan aspirasi-aspirasi yang Islami
b. Memastikan bahwa negara ini adalah negara hukum, sehingga hak-hak terlindungi sesuai tujuan-tujuan syari’at (مَقَاصِدُ الشَّرِيْعَةِ)
اَلْوَلاَءُ وَالْبَرَاءُ  Loyalitas dan Pemutusan Hubungan

Akarnya Kokoh (أَصْلُهَا ثَابِتٌ)
•       Ini syarat sebuah pohon bisa hidup dengan baik
•       Akar adalah tempat menyerap makanan
•       Akar juga untuk mengikat pohon dengan tanah sehingga tidak roboh
•       Akar yang kokoh mampu menahan angin yang kencang
•       Iman yang kuat: akar imannya menghunjam ke dalam hati
kan kokoh dan teguh dalam menghadapi tantangan dan ujian

Cabangnya (Menjulang) Ke Langit (فَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ)
•       Karena akarnya kokoh, maka mampu menopang cabang-cabang yang menjulang tinggi ke langit
•       Ketinggian atau lebarnya cabang-cabang menunjukkan akarnya juga seperti itu
•       Ini adalah pohon yang rindang menyejukkan bagi siapa saja yang bernaung di bawahnya
•       Daunnya juga lebat: daun adalah dapurnya pohon
•       Iman yang seperti itu menyenangkan siapa saja yang bernaung di bawahnya dan memancarkan sinarnya yang menyejukkan

Kalimat yang Buruk (14:26)
•       Selain لاإله إلاالله  adalah kalimat yang buruk (كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ )
•       Mereka seperti pohon yang buruk (كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ)
•       Cirinya tidak perlu banyak, cukup satu saja: akarnya tercerabut dari bumi (اجْتُثَّتْ مِنْ فَوْقِ الأرْضِ)
  1. Tidak akan kokoh (مَا لَهَا مِنْ قَرَارٍ)
  2. Tidak akan menjulang ke langit dahannya 
  3. Tidak akan berbuah
•       Contoh: tauge

Rincian Kalimat لاإله إلاالله

•       Kalimat لاإله إلاالله terdiri atas empat kata
1.       لا
2.       إله
3.        إلا
4.       الله
•       Masing-masing memiliki fungsi
1.       لا fungsinya adalah meniadakan (اَلنَّفْيُ)
•       Atau makna yang sejenis: menghancurkan, meruntuhkan, membabat, menghilangkan
2.       إله fungsinya sebagai yang ditiadakan (اَلْمَنْفِيُّ)
•       Pembahasannya sudah diuraikan di A03 Ma’nal Ilah
3.       Keduanya mengandung maksud bahwa kita harus berlepas diri dari semua ilah atau disebut dengan اَلْبَرَاءُ
•       Ada empat makna yang dimaksud oleh kata al-bara’
1.       Mengingkari atau menolak (اَلْكُفْرُ)
2.       Memusuhi (اَلْعَدَاوَةُ)
3.       Membenci (اَلْبُغْضُ)
4.       Memutuskan atau mengisolir (اَلْمُفَاصَلَةُ)
•       Jadi memutuskan hubungan dengan semua ilah disertai pengingkaran, permusuhan dan kebencian
•       Putus hubungan tanpa menolak, memusuhi dan membencinya  masih mungkin balik lagi

Syahadatain untuk Perubahan (التَّغْيِيْرُ)

•       Syahadatain yang benar mampu merubah seseorang: berubah menjadi pribadi baru
•       Berubah dari pribadi biasa menjadi PRIBADI YANG ISLAMI (الشَّخْصِيَّةُ الإِسْلاَمِيَّةُ)
–      Pribadi yang diwarnai dengan warna syahadatain
–      Pribadi yang punya sikap hidup tauhid
•       Perubahan dimulai dari syahadatain, bukan dengan yang lain

Tentara Fikrah dan Akidah
•       Imam Syahid Hasan al-Banna mengartikan ikhlas dengan menjadi tentara fikrah dan akidah (جُنْدِي فِكْرَة وَعَقِيْدَة )
•       Setiap kata-kata, aktivitas, dan jihadnya, semua harus dimaksudkan semata-mata untuk mencari ridha Allah dan pahala-Nya, tanpa mempertimbangkan aspek kekayaan, penampilan, pangkat, gelar, kemajuan, atau keterbelakangan
•       Ada sebanyak 19 ayat yang menyebutkan kata “kalimat” (كَلِمَةُ)
•       Arti “kalimat”
•       Pernyataan
•       Ketetapan
•       Konsepsi (Manhaj)

Islam vs Non-Islam
•       Islam memiliki ungkapan, pernyataan, ketetapan, dan konsepsi yang berbeda dengan Non-Islam
•       Merujuk pada materi “Al-Wala wal-Bara”, maka Islam telah membersihkan dirinya sebersih-bersihnya dari segala kotoran Non-Islam.

Syahadatain vs Ideologi Jahiliyah
•       Ungkapan, pernyataan, ketetapan, dan konsepsi Islam yang bersih itu bersumber dari syahadatain
•       Sedangkan Non-Islam berasal dari pemikiran-pemikiran atau ideologi jahiliyah
–      Ideologi yang tumbuh dari tumpukan dosa-dosa
–      Padahal dosa itu menimbulkan bintik hitam (نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ) dalam hati (83:14)
–      Apabila tidak dibersihkan dengan taubat, maka akan menutupi hati (2:7)
–      Akhirnya dosa itu ditetapkan sebagai hukum

Kalimat Allah vs Kalimat Orang Kafir
•       Syahadatain itu adalah Kalimat Allah (9:40), berasal dari Allah SWT
•       Sedangkan ideologi jahiliyah bersumber dari ungkapan, pernyataan, ketetapan, dan konsepsi orang-orang kafir (9:40, 74)
–      Mereka bagaikan berada di samudra yang dalam, gelap, ombak bergulung-gulung, tidak bisa melihat apapun bahkan dirinya sendiri pun tidak (24:40)

Kalimat Allah itu Tinggi
•       Kalimat Allah itulah yang tinggi, mulia (9:40)
–      Karena semua kemuliaan memang hanya milik Allah (10:65)
•       Sedangkan kalimat orang-orang kafir itu rendah, hina (9:40, 95:5 أَسْفَلَ سَافِلِينَ, 98:6 هُمْ شَرُّ الْبَرِيَّةِ)

Kalimat Tauhid vs Kalimat Syirik
•       Kalimat Allah yang tinggi dan mulia itu adalah kalimat tauhid: لاإله إلا الله
•       Sedangkan kalimat orang-orang kafir yang rendah itu adalah kalimat syirik
–      Kemusyrikan bagaikan jatuh dari langit lalu dicerai-beraikan oleh burung akhirnya jatuh di tempat yang jauh (22:31)
–      Kemusyrikan menyebabkan terpecahnya kepribadian, karena tidak fokus dalam pengabdian (39:29)

Kalimat Taqwa vs Kesombongan Jahiliyah
•       Kalimat tauhid itu adalah kalimat taqwa, yang menghantarkan seseorang kepada ketaqwaan (48:26)
•       Sedangkan kalimat syirik menghantarkan seseorang kepada kesombongan jahiliyah (48:26)
–      Suhail bin Amru ketika masih kafir dalam Perjanjian Hudhaibiyah menolak kalimat basmalah dan rasulullah (setelah Islam ia sahabat yang gigih membela Islam terutama saat menghadapi orang-orang murtad)
–      Sombong itu menolak kebenaran dan meremehkan orang lain (الكِبْرُ بَطْرُ الحَقِّ وَ غَمْطُ النَّاسِ)

Kalimat Baik vs Kalimat Buruk
•       Kalimat taqwa adalah kalimat yang baik (14:24)
•       Sedangkan kesombongan jahiliyah adalah kalimat yang buruk (14:26)
–      Tidak memberikan manfaat bagi manusia
–      Didengar pun tidak enak

Kuat vs Lemah
•       Jadi syahadatain itu kuat
–      Pasti menang (58:21)
كَتَبَ اللَّهُ لأغْلِبَنَّ أَنَا وَرُسُلِي إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ
•       Sedangkan ideologi jahiliyah itu lemah
–      Pasti kalah dan hancur (17:81 زَهُوقًا)
مَرَاحِلُ التَّفَاعُلِ بِالشَّهَادَتَيْنِTahapan Berinteraksi Dengan Syahadatain

Syahadatain Menghasilkan Cinta
•       Syahadatain yang diucapkan harus menghasilkan cinta. Kenapa?
•       Karena “ilah” itu artinya yang dianut (panutan)
•       Orang tidak akan manut/taat kalau tidak setia (loyal)
•       Tidak akan setia kalau tidak cinta
•       Jadi tuntutan syahadatain: adanya cinta
•       Cinta seperti apa?

Mencintai Apa yang Dicintai Allah dan Rasulnya (مَحَبَّةُ مَا أَحَبَّهُ اللهُ وَرَسُوْلُهُ)
•       Adanya penyesuaian dalam kecintaan
•       Karena belum tentu yang kita cintai, pun dicintai Allah dan RasulNya, seperti perang (2:216)
•       Ulama berkata:
•       مَحَبَّةُ مَحْبُوْبِ الْمَحْبُوْبِ مِنْ تَمَامِ مَحَبَّةِ الْمَحْبُوْبِ
•       “Mencintai yang dicintai kekasih adalah tanda kesempurnaan cintainya kepada kekasih”

Membenci Apa Yang Dibenci Allah dan Rasulnya (بُغْضُ مَا أَبْغَضُهُ اللهُ وَرَسُوْلُهُ)
•       Allah dan RasulNya membenci perbuatan (الْفَحْشَاءِ), kemungkaran (الْمُنْكَرِ) dan permusuhan (الْبَغْيِ) 16:90 kita pun membencinya
•       Sungguh akan membuatnya tersinggung apabila kekasih membenci sesuatu tapi kita malah menyukainya

Tanda-tanda Cinta (آيَاتُ المَحَبَّةِ)
•       Mengikuti Rasul SAW (إِتِّبَاعُ الرَّسُوْلِ)
–      3:31 قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي
•       Berjihad di jalan Allah (الْجِهَادُ فِي سَبِيْلِ اللهِ)
–      49:15 bukti iman yang kokoh adalah jihad di jalan Allah
–      Berani menanggung resiko
–      Kata Ulama:
–      مَحَبَّةُ الْمَحْبُوْبِ لاَ تُنَالُ إِلا بِاحْتَمَالِ الْمَكْرُوْهَةِ
–      “Mencintai kekasih tidak akan tercapai kecauli dengan menanggung segala resiko”
Ridho (اَلرِّضَى)
•       Kalau cintanya sangat tinggi, tentu dia akan RIDHO
•       Apapun yang dikehendaki oleh yang dicintai tentu ia ridho menerimanya
•       Siapa yang harus kita ridhoi?
–      Allah sebagai Robb kita
–      Islam sebagai agama kita
–      Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul kita

Pendalaman dan Perluasan Materi
•       Masalah ridho akan diperdalam pada materi khusus tentang ridho (A08)
•       Masalah ridho juga akan diperluas di materi
–      Ma’rifatullah        : ridho kepada Allah
–      Ma’rifatul Islam    : ridho kepada Islam
–      Ma’rifaturrasul    : ridho kepada Rasul SAW
•       Sedangkan tentang manusia akan diperluas di materi ma’rifatul-insan


Resume tugas 4


KANDUNGAN SYAHADAT (مَدْلُوْلُ الشَّهَادَة)

SYAHADATAIN
أشهد أن لاإله إلا الله
و أشهد أن محمدا رسول الله
Apa arti kata “asyhadu”?
3 Arti Syahadah (“asyhadu”)
1.    Pernyataan  (اَلْإِعْلاَنُ).
2.    Sumpah (اَلْقَسَمُ).
3.    Janji (اَلْعَهْدُ)

1.    Syahadah Artinya PERNYATAAN.

•    Bahasa Arabnya: اَلإِقْرَارُ atau اَلإِعْلاَنُ (dalam bahasa Indonesia: Iklan, yang seharusnya membacanya I’lan bukan iklan).
•    “Asyhadu” berarti “aku menyatakan”.
•    Kalau dihubungkan dengan kalimat syahadat maka artinya “aku menyatakan bahwa tidak ada ilah kecuali Allah, dan aku menyatakan bahwa Muhammad adalah utusan Allah”.
Ayatnya 3:64
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَى كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلا نَعْبُدَ إِلا اللَّهَ وَلا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُولُوا اشْهَدُوا بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
Dalam ayat di atas kata “isyahaduu” berarti “nyatakanlah” atau “umumkanlah”.

2.    Syahadat Artinya SUMPAH

•    Kandungan kedua dari syahadat adalah SUMPAH,
•    Bahasa Arabnya: اَلْقَسَمُ
•    “Asyhadu” berarti “aku bersumpah”.
•    Dihubungkan dengan kalimat syahadat maka artinya “aku bersumpah bahwa tidak ada ilah kecuali Allah, dan aku bersumpah bahwa Muhammad adalah utusan Allah”.

Sumpah: Bobot Kebenaran
•    Sumpah memberikan bobot kebenaran terhadap apa yang dinyatakan (makanya saksi sebelum bersaksi harus disumpah),
•    Bahwa yang dinyatakan itu tidak main-main, melainkan keluar dari hati yang paling dalam.
Contoh:
Di sana ada tabrakan!
Masak?
Sumpah!
(Yang mendengar jadi percaya)

Ayatnya 63:1-2

إِذَا جَاءَكَ الْمُنَافِقُونَ قَالُوا نَشْهَدُ إِنَّكَ لَرَسُولُ اللَّهِ وَاللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّكَ لَرَسُولُهُ وَاللَّهُ يَشْهَدُ إِنَّ الْمُنَافِقِينَ لَكَاذِبُونَ
•    Kata “nasyhadu” berarti “kami bersumpah”.
•    Ini diperjelas oleh ayat berikutnya yang menyatakan  bahwa “mereka menjadikan SUMPAH mereka sebagai perisai…”
اتَّخَذُوا أَيْمَانَهُمْ جُنَّةً فَصَدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ إِنَّهُمْ سَاءَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

3.    Syahadah Artinya JANJI.


•    Kandungan ketiga syahadat adalah JANJI.
•    Bahasa Arabnya: اَلْمِيْثَاقُ atau اَلْعَهْدُ.
•    “Asyhadu” berarti “aku berjanji”Dihubungkan dengan syahatain maka artinya “aku berjanji .
•    Bahwa tidak ada ilah kecuali Allah, dan aku berjanji bahwa Muhammad adalah utusan Allah”.

Ayatnya 7:172

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُوا بَلَى شَهِدْنَا أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ
•    Kata “asyhadahum” berarti “Aku mengambil perjanjian kepada mereka”.
•    Ayat ini berkaitan dengan diambilnya perjanjian oleh Allah kepada semua manusia saat ruh sudah ditiupkan kedalam jasad (janin).

Harus Merasa Sedang Berjanji
•    Orang yang membaca syahadatain harus merasakan bahwa dirinya sedang berjanji di hadapan Allah.
•    Tuntutan: harus ditepati.
•    Melanggar perintah/larangan Allah, meski kecil, merasa bahwa dirinya telah berkhianat.

Merasakan Ketiga Kandungan Ini
•    Jadi syahadat berarti pernyataan, sumpah, dan janji.
•    Orang yang bersyahadat harus menyadari bahwa ia lagi menyatakan, bersumpah, dan berjanji kepada Allah bahwa tidak ada ilah kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.
•    Ini seharusnya dirasakan ketika kita membaca syahadat saat tahiyyat dalam shalat.

Komitmen Hati
Kalau kita benar-benar menghayati ketiga makna ini, maka kita telah memiliki komitmen di dalam hati kita  hati terikat dengan syahadatain. Komitmen itulah yang disebut IMAN.

Kondisi Sekarang?
•    Imannya seharga Indo Mie.
•    Kekuatannya imannya seperti sarang laba-laba (29:41) padahal inilah sarang yang paling lemah (وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ لَبَيْتُ الْعَنْكَبُوتِ).
a.    Lemah karena tipisnya.
b.    Kalau tebal, maka lebih kuat dari baja (dijelaskan di film Harun Yahya).
•    Kenapa ini terjadi?Karena memahami syahadatain hanya pernyataan saja.

Iman yang Benar (اَلإِيْمَانُ الْحَقُّ)
•    Iman yang benar juga harus memenuhi tiga hal :
a.    Menyatakan dengan lisan (إِقْرَارٌ بِاللِّسَان)
b.    Membenarkan dengan hati (تَصْدِيْقٌ بِالْقَلْبِ)
c.    Mengamalkan dengan anggota badan dan gerakan-gerakan (عَمَلٌ بِالْجَوَارِحِ وَالْحَرَكَاتِ)
•    Ketiganya harus ada, tidak boleh hilang satu pun.
•    Lihat buku Al-Ibanah Al-Kubra Libni Bathtah pada Bab Bayanul Iman wa Fardhihi, juz 3, hlm 87.

Pernyataan: STATUS
•    Kandungan pertama syahadat adalah pernyataan.
•    Ini menghasilkan STATUS keIslaman seseorang.
•    Status ini tidak akan hilang hingga LISANNYA mengingkarinya, bukan karena perbuatannya.
•    Tidak boleh mengkafirkan seseorang yang status kemuslimannya masih tetap ada.
•    Siapa yang mengkafirkan saudaranya maka itu kembali kepada salah satunya (مَنْ كَفَّرَ أَخَاهُ فَقَدْ بَاءَ بِهَا أَحَدُهُمَا) [HR Ahmad]).

Pentingnya Status
•    Status itu sangat penting, karena menentukan diterimanya amal seseorang.
•    Kalau dia tidak punya status (sebagai Muslim) maka amalnya batal.
a.    Seperti debu  yang beterbangan (هَبَاءً مَنْثُورًا) 25:
b.    Seperti fatamorgana (كَسَرَابٍ) 24:39
•    Contoh sekolah. Kalau tidak terdaftar, tidak akan diterima (tidak boleh masuk kelas, apalagi ikut ujian dan dapat nilai?!).

Pembenaran Hati: Nilai Batin
•    Bila seseorang sudah merasakan kandungan kedua dari iman, maka batinnya bernilai.Ini tentu tidak kelihatan.
•    Tapi bisa dilihat dari SIKAP
a.    Hati yang membenarkan menghasilkan sikap yang baik.
b.    Hati yang menolak memunculkan sikap yang buruk.

Status dan Nilai

•    Jika ketiga kandungan iman ini ada, maka seseorang telah memiliki :
a.    Status (sebagai Muslim).
b.    Nilai (batin dan lahir).
•    Keduanya sama-sama penting:
a.    Ada status tapi tidak ada nilai?
b.    Ada nilai tapi tidak ada status?
•    Umar ra pernah menangis ketika bertemu dengan seorang pendeta. “Amalnya banyak, tapi kelak masuk neraka.”

Klasifikasi Manusia
Berdasarkan ketiga kandungan iman itu, maka manusia bisa diklasifikasikan kedalam beberapa golongan.
Perhatikan Tabel berikut.
Penggolongan Manusia Berdasarkan Lisan (L), Hati (H), dan Amal (A).



MUNAFIK
Asal katanya: اَلنَّفَقُ (LUBANG DI TANAH). Bintang Yarbu’ punya rumah dengan DUA PINTU  pintu satunya adalah pintu rahasia yang disebut نَافِقَةٌ. Lorong Mina bahasa Arabnya Nafaq Mina.

Munafik Amali (الْمُنَافِقُ الْعَمَلِيُّ)
Ini disebutkan dalam dua hadits yang sangat terkenal
•    آيَةُ الْمُنَافِقِ ثَلَاثٌ إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ
“Tanda-tanda munafik ada tiga: apabila berbicara bohong, apabila berjanji ingkar, dan apabila dipercaya berkhianat” (HR Bukhari-Muslim).

Empat Tanda Munafik


أَرْبَعٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ كَانَ مُنَافِقًا خَالِصًا وَمَنْ كَانَتْ فِيهِ خَلَّةٌ مِنْهُنَّ كَانَتْ فِيهِ خَلَّةٌ مِنْ نِفَاقٍ حَتَّى يَدَعَهَا إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ وَإِذَا عَاهَدَ غَدَرَ وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ وَإِذَا خَاصَمَ فَجَرَ
“Empat hal, barangsiapa semuanya ada padanya maka dia munafik tulen. Siapa yang terdapat salah satu dari padanya maka dia memiliki satu bagian dari nifak hingga ia menghilangkannya. Apabila berbicara dusta, apabila mengikat perjanjian menyalahinya, apabila berjanji ingkar, dan apabila berselisih curang.” (HR Muslim).

Munafik I’tiqodi (الْمُنَافِقُ الإِعْتِقَادِيُّ)
•    Tokoh utamanya: Abdullah bin Ubai bin Salul (harus lengkap namanya karena ada sahabat bernama Abdullah bin Ubai bin Ka’ab).
•    Mereka ikut shalat, tapi shalatnya malas dan riya (4:142).
•    Bahkan mereka ikut berjihad, tapi di tengah jalan pulang atau diserse (Perang Uhud), atau tetap ikut peperangan tapi membuat kekacauan (Perang Al-Muraisi).
•    Puncaknya terjadi menjelang Perang Tabuk: mereka mendirikan masjid tandingan (Masjid Dhirar).

Masjid Dhirar
•    Setelah Perang Tabuk selesai, turun ayat yang membongkar hakikat masjid itu (9:107-108).
•    Masjid (مَسْجِدًا) itu adalah:
a.    Untuk menimbulkan kemudharatan (ضِرَارًا).
b.    untuk kekafiran  (كُفْرًا).
c.    untuk memecah belah antara orang-orang mukmin (تَفْرِيقًا).
d.    Untuk menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya sejak dahulu (إِرْصَادًا).
•    Maka perintahnya adalah Janganlah kamu bersembahyang dalam mesjid itu selama-lamanya.
(لا تَقُمْ فِيهِ أَبَدًا)  HARUS DIBONGKAR.

FASIK

•    Orang munafik kalau berterusan dalam kemunafikannya akan menjadi FASIK.
•    FASIK = اَلْخَارِجُ عَنِ الطَّاعَةِ (tidak mau taat).
•    Orang Arab berkata, فَسَقَتِ الرُّطْبَةُ apabila korma terkelupas dari kulitnya.
•    Tikus disebut فُوَيْسِقَةٌ karena keluar dari liangnya untuk mengadakan pengrusakan.

خَمْسُ فَوَاسِقَ يُقْتَلْنَ فِي الْحِلِّ وَالْحَرَمِ الْحِدَأَةُ وَالْغُرَابُ وَالْفَأْرَةُ وَالْعَقْرَبُ وَالْكَلْبُ الْعَقُورُ
Lima jenis binatang perusak yang boleh dibunuh, baik di tanah halal maupun di tanah haram, yaitu burung elang, burung gagak, tikus, kalajengking, dan anjing gila (HR Bukhari-Muslim).

Ciri-ciri Fasik
1.    Merusak janji Allah setelah diikrarkan dengan teguh.
a.    Janji itu adalah mentauhidkan Allah.
b.    Janji itu juga pengakuan bahwa Nabi Muhammad adalah Rasul.
c.    Janji juga berupa perintah dan larangan Allah.
2.    Memutuskan apa-apa yang diperintahkan supaya dihubungkan (silaturrahim dan hubungan kekerabatan).
3.    Mengadakan kerusakan di muka bumi.
a.    Tiga sifat di atas sebagai tambahan tiga sifat munafik seperti dalam hadits yang masyhur.
b.    Apabila mereka menang, tampaklah ke-6 sifat itu.
c.    Tapi apabila mereka kalah, mereka menampakkan tiga sifat seperti dalam hadits itu.
Pernyataannya Fir’aun
•    Pernyataan Fir’aun tentang pengakuan keesaan Allah terlambat karena nafas sudah berada di tenggorokan.
•    Tapi ini sebagai bukti bahwa akhirnya dakwah Nabi Musa as berpengaruh juga kepada Fir’aun.
•    Kebaikan itu berakar, sedang keburukan itu hanya ada di permukaan saja.

ISTIQOMAH
•    Mu’min yang selalu menjaga lisan, hati dan anggota badannya dengan yang dituntut oleh Allah dan RasulNya, maka dia berada dalam kondisi istiqomah.
•    Istiqomah tidak bisa datang tiba-tiba, tapi melalui proses.
•    Itulah kenapa digunakan kata “tsumma” (kemudian).

Istiqomah Berproses
إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka (41:30, 46:13).

Iman Selanjutnya Istiqomah
•    قُلْ رَبِّيَ اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقِمْ
Katakanlah Robbku Allah kemudian istiqomah (HR Tirmidzi dll).
•    قُلْ آمَنْتُ بِاللَّهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ
Katakanlah aku beriman kepada Allah kemudian istiqomah (HR Ahmad dll).

Balasan Bagi Yang Istiqomah

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلائِكَةُ أَلا تَخَافُوا وَلا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu".

Keberanian (َلشَّجَاعَةُ)

•    Dikatakan kepada orang yang istiqomah أَلا تَخَافُوا  (janganlah kalian khawatir), maka dia tidak akan khawatir 46:13 (فَلا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ). Artinya dia selalu berani.
Contoh:
a.    Rib’i bin Amir ketika menghadap Rustum (panglima Persia).
b.    Abdullah bin Zubeir  tidak mau minggir ketika Umar lewat, padahal yang lainnya minggir (aku tidak bersalah; kenapa aku harus minggir sedangkan jalannya masih luas?).
•    Ketakutan bersumber dari ketidak-istiqomahan.

Tenang (اَلاِطْمِئْنَانُ)
•    Musibah apapun yang menimpanya tidak akan menumbangkannya (putus asa).
•    Sebaliknya, kebaikan apapun yang diraihnya tidak membuatnya sombong (57:22-23).
•    Ketenangan dan kestabilannya karena menyadari semua takdir Allah itu baik (كُلُّ مَا قَدَّرُ اللهُ خَيْر).

Optimis (اَلتَّفَاؤُلُ)
•    Memandang masa depan penuh dengan keyakinan (optimis).
•    Malaikat memberikan kabar gembira tentang sorga yang telah dijanjikan.
•    Melihat masa depan Islam pun yakin bahwa masa depan di tangan Islam (الْمُسْتَقْبَالُ لِهذَا الدِّيْنِ).

Bahagia Sejati (اَلسَّعَادَةُ)
•    Jika seseorang hidupnya penuh keberanian, tenang dan optimis, maka berarti telah tercapai kebahagiaan hakiki.
•    Bagaimana bahagia kalau salah satunya hilang?.
•    Jadi syahadah menghantarkan kita kepada sa’adah (مِنَ الشّهَدَةِ إِلَى السّعَادَةِ).

Resume tugas 3


Makna Dua Kalimat Syahadat (مَعْنَى الشَّهَادَتَيْن).

Rukun Islam

بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ
•    Islam dibangun diatas lima perkara; Bersaksi.
•    bahwa tiada lah yang berhak disembah selain Allah dan bahwa nabi Muhammad utusan.
•    Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, melaksanakan haji dan puasa Ramadhan.

Rukun Islam ada 5,yaitu :
a.    Mengucapkan dua kalimat syahadat,
b.    Mendirikan shalat,
c.    Menunaikan zakat,
d.    Puasa bulan ramadhan,
e.    Menunaikan haji bagi yang mampu.
Mana diantara rukun itu yang paling berat?
1.    Shalat memang berat,tapi ringan bagi yang khusyu’ (karena imannya benar),
2.    Zakat juga berat, tapi bagi yang meyakini balasan dari Allah yang sangat besar, tentu akan menjadi ringan,
3.    Puasa juga berat, tapi bagi yang beriman dengan baik, akan jadi ringan,
4.    Haji juga berat, tapi bagi yang bertakwa itu menjadi ringan,
5.    Jadi yang menentukan adalah iman, yang ditentukan oleh baiknya syahadatnya (rukun pertama).

PENTING
Diletakkan diurutan pertama dalam rukun islam berarti syahadatain itu sangat penting. Ia menjadi titik tolak baiknya rukun selanjutnya.

Syahadat Pintu Masuk Islam.
Ini bagi yang orang kafir yang mau masuk Islam. Setelah ia mengucapkan syahadat, maka ia Muslim, apapun niatnya (niat urusan Allah).

Tidak Ada Syahadat Ulang.
Ada sementara kelompok Muslim  yang mewajibkan syahadat ulang bagi Muslim (kalau sudah aqil baligh); kalau tidak, berarti kafir. Dalam Al-Qur’an, As-Sunnah, dan Sirah tidak ada yang menyebutkan masalah ini. Kalau masalah ini menyangkut ke-Islam-an tentu dibahas di ketiga sumber Islam itu.


Lahir di Rumah Islam.





PENTING
Karena Syahadatain merupakan SATU-SATUNYA PINTU untuk masuk kedalam Islam, berarti penting sekali. Tidak mau melewati pintu ini berarti belum Muslim. Meski kita sudah berada di dalam rumah Islam (MUSLIM), penting juga untuk mendalaminya.

Syahadat ringkasan prinip-prinsip Islam
•    Inti ajaran Islam adalah Ikhlas kepada Allah SWT, Mengikuti ajaran Rasul SAW.
•    Keduanya ada dalam syahadatain.
•    Inti Al-Qur’an ada di surat Al-Fatihah  Penting, sehingga wajib dibaca setiap shalat.

Mulai dari Belajar Syahadatain
فَاعْلَمْ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Hak) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan (47:19).

Kondisi Mekah Saat Itu
1.    Politik
•    Di bawah bayang-bayang dua raksasa: Romawi dan Persia.
•    Banyak daerah subur yang dikuasai oleh kedua raksasa itu.
2.    Ekonomi
•    Harta yang banyak dimiliki oleh segelintir orang, sementara sebagian besar masyarakat hidup miskin.
•    Mengakarnya riba
3.    Moral
•    Cara-cara pernikahan: Al-Istibdha’, Al-Mukhadanah, Asy-Syighar, Perkawinan Warisan, Perkawinan Mut’ah dan Menggabungkan dua istri kakak-beradik kandung.
•    Minuman keras dan judi sudah menjadi kebiasaan.

Menghilangkan Dendam
Sistem Islam dalam masalah pembagian harta didasari oleh ketaatan kepada perintah Allah karena mengharapkan pahala yang besar di sisi Allah di akhirat nanti. Jadi bukan perampasan yang mengakibatkan dendam antar-anggota masyarakat. Dan ini terjadi kalau dari langkah pertama kalimat tauhid sudah tegak.

Iman Sebelum Halal dan Haram

إِنَّمَا أُنْزِلَ أَوَّلُ مَا أُنْزِلَ مِنْهُ سُوْرَةٌ مِنَ الْمُفَصِّلِ فِيْهَا ذِكْرُ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ حَتَّى إِذَا ثَابَ النَّاسُ إِلَى الإِسْلاَمِ نَزَلَ الْحَلاَلَ وَالْحَرَامَ وَلَوْ نُزِّلَ أَوَّلُ شَيْءٍ : لاَ تَشْرَبُوا الْخَمْرَ لَقَالُوْا لاَ نَدَعَهَا أَبَدًا ، وَلَوْ نُزِّلَ : لاَ تَزِنُوْا لَقَالُوْا لاَ نَدَعَ الزِّنَا
Sesungguhnya yang pertama-tama turun dari Al-Qur’an adalah surat ‘Al-Mufashshil’ yang berisi peringatan tentang sorga dan neraka.  Hingga keislaman manusia itu kokoh, turunlah tentang halal dan haram. Jika yang pertama kali turun sesuatu yang berkenaan dengan: ‘Jangan minum khamar’, pastilah mereka berkata, ‘Kami tidak akan meninggalkannya selamanya’; ‘Jangan berzina’, pastilah mereka berkata, ‘Kami tidak akan meninggalkannya’.” (HR Imam Al-Baihaqi dalam Sya’bul Iman: 5/322).

Syahadat hakikat dakwah para Rasul

Setiap rasul yang diutus oleh Allah, pasti membawa kalimat syahadat, Jadi ini seperti PESAN BERANTAI. Ini menunjukkan bahwa PESAN (SYAHADAT) ITU SESUATU YANG SANGAT PENTING.

Wahyu Setiap Rasul (21:25)

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا أَنَا فَاعْبُدُونِ
Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku".

Nabi Nuh AS (7:59)

لَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَى قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ

Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata: "Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya." Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat).

Nabi Hud AS (7:65)

وَإِلَى عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًا قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ أَفَلا تَتَّقُونَ
Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Ad saudara mereka, Hud. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya?".

Nabi Shalih AS (7:73)

وَإِلَى ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ
Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka, Saleh. Ia berkata. "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya.

Nabi Syu’aib AS (7:85)
وَإِلَى مَدْيَنَ أَخَاهُمْ شُعَيْبًا قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُهُ
Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan saudara mereka, Syuaib. Ia berkata: "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya.

Syahadat keutamaan Agung
•    Kalimat thayyibah laa ilaaha illallah adalah sebaik-baik dzikir.
•    Syahadat juga telah memunculkan generasi terbaik umat (khairu ummah).
•    Generasi yang agung ini diakui langsung oleh Allah SWT.
•    Jika ingin generasi seperti itu muncul lagi, syahadat adalah kuncinya.



Jumat, 14 November 2014

Tugas Resume 2

شُمُوْلِيَّةُ اْلإِسْلاَمِ
    Universalitas Islam       

1.    Agama Universal
Islam adalah agama yang universal/integral/menyeluruh atau agama yang SYAMIL. Kemenyeluruhan atau universalitas Islam (syumuliyyatul Islam) meliputi segala aspek. Asa 3 aspek syumuliyatul islam adalah :
a.    Universal dari segi Masa  (شُمُوْلِيَّةُ الزَّمَانِ)
b.    Universal dari segi Sistem  (شُمُوْلِيَّةُ الْمِنْهَاجِ) 
c.    Universal dari segi Tempat  (شُمُوْلِيَّةُ الْمِنْهَاجِ)

A.    Universal dari Masa ke Masa   شُمُوْلِيَّةُ الزَّمَانِ

Islam adalah agama manusia pertama (Nabi Adam AS) dan para nabi dan rasul yang setelahnya, sampai berakhir pada Nabbi Muhammad saw. Jadi islam adalah agama dari masa ke masa,tidak pernah terputus.
1.    Islam agama satu-satunya.
Allah swt menegaskan bahwa sebutan MUSLIMIN (orang-orang islam) bukan sebutan baru bagi umat nabi muhammad saw,tapi seluruh pengikut para nabi dan rasul disebut muslimin.
2.    Kesatuan Risalah.
Islam menyeluruh dari zaman ke zaman karena adanya kesatuan risalah para rasuk yang diutus Allah swt. Misi para rasul adalah sama : akidah dan ibadah. Tidak ada dari rasul yang kemudian mendirikan agama baru,dengan penyembahan yang baru,misalnya menyembah dirinya.
3.    Risalah penutup.
Allah mengutus rasul itu membawa dua hal : al-huda dan Islam (agama yang benar)

B.    Universal dari segi Sistem  (شُمُوْلِيَّةُ الْمِنْهَاجِ)
•    Syumuliyyatul Islam yang kedua adalah syumuliyyatul minhaj (universalitas dari segi sistem atau tatanan).
•    Minhaj Islam memang meliputi seluruh sendi kehidupan manusia, tidak ada yang terlupakan.
•    Karena itu, tidak boleh memecah-mecah ajaran Islam (sekularisme sangat ditolak dalam Islam).

Sangat Lengkap
•    Allah SWT yang menurunkan Islam adalah Dzat yang Maha Mengetahui, sehingga sistem Islam merinci segala hal.
•     مَا فَرَّطْنَا فِي الْكِتَابِ مِنْ شَيْءٍ (Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Al Kitab).
•     وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ (Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu).

Bangunan yang utuh
1.    Pondasi (اَلأَسَاسُ)
2.    Bangunan (اَلْبِنَاءُ)
3.    Pendukung atau atap (اَلْمُؤَيِّدَاتُ)

Rukun Islam
بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ وَالْحَجِّ وَصَوْمِ رَمَضَانَ
Bangunan Islam itu atas lima hal: syahadat bahwa tidak ilah melainkan Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, berhajji, dan puasa di bulan Ramadhan.

Bangunan Islam
•    Pondasinya adalah syahadatain
•    Tiang-tiangnya adalah empat rukun Islam lainnya: shalat, puasa, zakat, hajji  apakah bangunan yang hanya pondasi dan tiang sudah cukup? Ada yang mau tinggal di situ?
•    Dinding-dindingnya ada empat:
–    Sistem sosial (الإجتماعي)
–    Sistem politik (السياسي)
–    Sistem ekonomi (الإقتصادي)
–    Sistem budaya (الثقافي)
•    Atapnya adalah jihad fi sabilillah

Minhaj yang Utuh (شُمُوْلِيَّةُ الْمِنْهَاجِ)
•    Secara lebih sederhana, minhaj yang utuh yang diserupakan dengan bangunan yang utuh, terdiri dari
1.    Pondasi: akidah
2.    Bangunannya: ibadah dan akhlak
3.    Atapnya: jihad dan dakwah

Pondasi atau Asas   
•    Asas bangunan Islam adalah asas yang paling kokoh: AQIDAH yang terangkum dalam syahadatain (rukun Islam pertama) dan enam rukun Iman
•    Sedangkan asas yang lain seperti tepian jurang yang hampir longsor.
•    Inilah perbandingan antara asas aqidah (takwa) dan asas lainnya.
–    Bangunan yang didirikan atas asas akidah akan kokoh
–    Bangunan berasas yang lainnya akan roboh dan jatuh ke jurang berbahaya sekali

Jenis Pondasi
•    Keperluan akan tingkat kekuatan pondasi bergantung pada bangunan yang akan didirikan di atasnya
–    Warung berdinding anyaman bambu  cukup tanah
–    Rumah biasa  kedalaman satu meter cukup
–    Pencakar langitBagaimana dengan Islam? Islam adalah tinggi, tidak ada yang lebih tinggi dari Islam  bangunan tertinggi  pondasinya mesti super kuat
Bagaimana dengan Islam? Islam adalah tinggi, tidak ada yang lebih tinggi dari Islam  bangunan tertinggi  pondasinya mesti super kuat.

Bangunan (Al-Bina)
•    Bangunan ini didirikan di atas pondasi akidah yang kokoh  akan berdiri tegak
•    Intinya ada dua:
1.    IBADAH dalam arti luas: mahdhah (khusus, ritual) dan ‘ammah (semua perbuatan baik, termasuk empat dinding-dinding tadi)
2.    AKHLAK: tata pergaulan antara manusia dengan Allah, sesamanya, lingkungan, dan juga dirinya sendiri.

Pendukung atau Atap
•    Pendukung atau atap yang akan melindungi penghuninya dari panas dan hujan, adalah JIHAD dan DAKWAH.
•    Bangunan tanpa atap  terancam hancur, dan tidak banyak fungsinya sebagai tempat berlindung.
Pentingnya Jihad
•    ahwa “hidayah itu setelah berjihad” (اَلْهِدَايَةُ بَعْدَ الْجُهْدِ)
•    Allah akan menyeleksi atau memilih manusia: jihad – tidak?
•    Setelah jihad: sadar – tidak?
•    Jihad juga disebut puncaknya ibadah (قِيْمَةُ الْعِبَادَةِ)

Dakwah
Dakwah adalah kewajiban bagi seluruh umat Islam sesuai dengan kemampuannya. Manusia yang paling mulia adalah yang berdakwah.

C.    Universal dari Segi Tempat (شُمُوْلِيَّةُ الْمَكَانِ)
Islam berlaku untuk segala tempat (seluruh dunia),Segala tempat di bumi ini  mesti tegak Islam di atasnya. Jadi, tidak ada hak manusia mengusir orang-orang Islam  pengusiran adalah pelanggaran. Makkah adalah halal untuk tempat tinggal Rasulullah, tapi orang-orang kafir mengusir beliau SAW.

Satu Pencipta (وَحْدَةُ الْخَالِقِ)
Kenapa Islam itu menyeluruh untuk seluruh penjuru dunia? Karena alam ini, termasuk dunia ini, diciptakan oleh Allah saja, tidak andil yang lainnya. Adanya hanya satu Pencipta ini juga yang menyebabkan alam semesta ini terjaga dengan baik. Kalau ada dua ilah saja, pastilah hancur bumi dan langit ini.
Kesatuan Alam (َحْدَةُ الْكَوْنِ)
Karena Penciptanya satu, maka alamnya juga satu,Tidak ada alam lain yang diciptakan oleh pencipta yang lain. Allah yang menciptakan bumi, Jadi Islam-lah satu-satunya yang Allah berlakukan di bumi Allah ini. Selain Islam, tidak berlaku dan tidak diakui.

Pedoman Hidup (مِنْهَاجُ الْحَيَاةِ)
Karena Islam menyeluruh dari segi masa, tatanan dan tempat, maka Islam-lah yang pantas menjaga tatanan hidup (way of life) manusia seluruhnya. Al-Qur’an adalah petunjuk bagi manusia, Bukti tepatnya Islam sebagai pedoman hidup adalah berubahnya Arab jahiliyah menjadi Muslimin yang menyebarkan rahmat ke seluruh penjuru alam.

10 Sistem Hidup
•    Secara rinci, ada 10 sistem hidup dalam Islam
1.    Sistem keyakinan (اَلاِعْتِقَادِيُّ)
2.    Sistem akhlak (اَلأَخْلاَقِيُّ)
3.    Sistem perilaku (اَلسُّلُوْكِيُّ)
4.    Sistem perasaan (اَلشُّعُوْرِيُّ)
5.    Sistem pendidikan (اَلتَّرْبَوِيُّ)
6.    Sistem sosial (اَلاِجْتِمَاعِيُّ)
7.    Sistem politik (اَلسِّيَاسِيُّ)
8.    Sistem ekonomi (اَلاِقْتِصَادِيُّ)
9.    Sistem militer (اَلْعَسْكَرِيُّ)
10.    Sistem hukum perundang-undangan (اَلْجِنَائِيُّ)

1.    Sistem Keyakinan (اَلاِعْتِقَادِيُّ) >> Islam memiliki sistem keyakinan yang disebut TAUHID
Sistem keyakinan selain Islam terkotori oleh berbagai kemusyrikan.
2.    Sistem Akhlak (اَلأَخْلاَقِيُّ) >> Akhlak merupakan tugas utama Rasulullah SAW. Akhlak adalah wajah Islam, sehingga sangat ditekankan untuk diperhatikan oleh Rasulullah. Di sistem lain ada juga yang mirip dengan akhlak, yaitu etika. Etika (cabang dari filsafat) standarnya dibuat oleh manusia  kabur: etika Barat beda dengan etika Timur. Akhlak dalam Islam lengkap, meliputi kepada Allah, sesamanya, dan alam semesta.
3.    Sistem Perilaku (اَلسُّلُوْكِيُّ) >> Perilaku = tindak tanduk. Sistem perilaku dalam Islam dilandasi oleh akidah yang bersih. Jauh dari perilaku setan: tukang tipu, Jauh dari perilaku binatang,Binatang buas: pemarah seperti anjing. Binatang ternak yang memperturutkan syahwatnya. Seorang laki-laki tidak boleh meniru-niru perilaku wanita, dan sebaliknya (HR. Ahmad)

4.    Sistem Perasaan (اَلشُّعُوْرِيُّ) >>
•    Islam juga memiliki sistem perasaan yang khas.
    i.    Benci dan cinta karena Allah
    ii.    Marah dan ridho karena Allah
    iii.    Mendukung dan memusuhi karena Allah
•    Islam membenci dendam dan fanatisme (ashabiyah)
•    Islam membolehkan menangis ketika kematian seseorang, tapi melarang meratap sampai mencakar muka
5.    Sistem Pendidikan (اَلتَّرْبَوِيُّ) >> Tidak ada agama yang paling mendorong umatnya untuk berusaha keras dalam menuntut ilmu kecuali Islam. Ayat-ayat yang pertama turun berkaitan dengan membaca dan menulis. Rasulullah memfardhukan menuntut ilmu, dari buaian hingga liang lahat.
6.    Sistem Sosial (اَلاِجْتِمَاعِيُّ) >> Islam tidak mengakui sistem kelas atau kasta. Semua manusia di mata Islam sama, yang berbeda adalah takwanya.
7.    Sistem Politik (اَلسِّيَاسِيُّ) >>
•    Sistem politik Islam adalah yang paling maju sampai hari ini
     i.    Syuro sebagai cara menyelesaikan masalah
    ii.    Kepemimpinan yang dihormati
   iii.    Negara
   iv.    Umat atau rakyat yang taat
•    Rasulullah SAW telah melaksanakan tatanan politik ini dengan sebaik-baiknya
•    Umar mengembangkannya disesuaikan dengan keperluan umat dari masa ke masa.
8.    Sistem Ekonomi (اَلاِقْتِصَادِيُّ)
•    Prinsip-prinsip ekonomi Islam :
1.    Pemerataanكَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ   Islam melarang monopoli. Cara pemerataan: zakat,       infaq, waris, baitul maal. Ini permasalahan inti, bukan karena jumlah penduduk seperti teori Maltus
2.    Anti penindasan  melarang riba. Sekarang ini prinsip bank syari’ah sudah diterapkan di mana-mana, bahkan Inggris pun pakai.
9.    Sistem Militer (اَلْعَسْكَرِيُّ)
Perintah persiapan militer,Musuh menginginkan umat Islam itu tanpa senjata ,barisan yang rapi. Islam sangat memperhatikan masalah kekuatan dan kedisiplinan (waktu-waktu shalat)
Yang khas, Islam memiliki adab berperang: tidak boleh menyerang musuh sebelum melakukan 3 hal
a.    Menawarkan masuk Islam
b.    Membayar jizyah
c.    Perang

10.    Sistem Hukum Perundang-undangan (اَلْجِنَائِيُّ)
•    Kelebihan sistem hukum Islam dibandingkan dengan hukum positif (اَلْحُكْمُ الْوَضْعِي)
1.    Kaedah hukum Islam elastis dan global
2.    Kaedah dan teksnya dibuat lebih tinggi
•    Semua di mata hukum sama dan ini benar-benar diterapkan bukan sekedar teori.

Kamis, 13 November 2014

Definisi Statistik

1.    Definisi Statistik.

Statistik dalam arti luas.
Statistik adalah ilmu pengetahuan yang merangkum kegiatan- kegiatan antara lain pengumpulan, pengorganisasian, perangkuman , pemaparan, dan penganalisaan data, serta pengambilan kesimpulan berdasarkan metode ilmiah yang teruji. Untuk penarikan kesimpulan yang valid serta pengambilan keputusan yang berdasarkan alasan ilmiah yang kuat dari hasil, analisis tersebut.

Statistik dalam arti sempit.
Statistik berarti informasi yang berbentuk angka,seperti: Sensus Ekonomi, Sensus Penduduk.dimana dalam hasil sensus tersebut diantaranya tercantum jumlah penduduk menurut umur, jumlah yang masih buta huruf, dan sebagainya. Sedangkan pada hasil sensus ekonomi informasi yang ada diantaranya jumlah usaha/perusahaan, jumlah asset perusahaan yang dirinci menurut kegiatan ekonomi yang ada.   

2.    Peranan dan perlunya Statistik.

1.    Peranan Statistik
Menurut Hasan, 2009 Peranan statistik dalam kehidupan yaitu sebagai berikut :
a.    Dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kehidupan sehari-hari, statistik memiliki peranan sebagai penyedia bahan-bahan atau keterangan-keterangan berbagai hal untuk diolah dan ditafsirkan.
b.    Dalam penelitian Ilmiah.
Statistik memiliki peranan sebagai penyedia alat untuk mengemukakan atau menemukan kembali keterangan-keterangan yang seolah-olah tersembunyi dalam angka-angka statistik.
c.    Dalam ilmu pengetahuan.
Statistik memiliki peranan sebagai penyedia alat untuk mengemukakan atau menemukan kembali keterangan-keterangan yang seolah-olah tersembunyi dalam angka-angka statistik.
Dengan semakin pentingnya peranan statistik pada berbagai bidang dalam kehidupan modern, maka timbul cabang-cabang ilmu baru yang merupakan gabungan antara ilmu-ilmu lain seperti :
a.    ekonometrika (ilmu ekonomi dan statistik)
b.    Sosiometri (Sosiologi dan statistik)
c.    Psikometri (Psikologi dan statistik)


2.    Perlunya Statistik
Menurut Hasan, 2009 perlunya mempelaijari statistik karena statistik berperan sebagai alat bantu dalam hal-hal berikut ini :
a.    Menjelaskan hubungan antara variabel-variabel.
Variabel atau peubah merupakan sesuatu yang nilainya tidak tetap. Dengan statistik, variabel-variabel tersebut dapat dijelaskan.
b.    Membuat rencana dan ramalan.
Rencana dan ramalan merupakan dua hal yang diperlukan dalam pelaksanaan sesuatu, sehingga dapat diperoleh hasil yang baik dan berkualitas. Dengan statistik, rencana dan ramalan dapat dibuat sebaik mungkin.
c.    Mengatasi berbagai perubahan.
Perubahan-perubahan yang terjadi dalam suatu pengambilan keputusan tidak mungkin dapat diabaikan atau dihindarkan, supaya pihak-pihak lain tidak ada yang dirugikan. Dengan statistik, perubahan-perubahan yang mungkin terjadi dapat diantisipasi.
d.    Membuat keputusan yang lebih baik.
Keputusan yang baik dan rasional amat diperlukan dalam menjaga kelancaran sebuah aktivitas kerja supaya kelestarian dari sebuah usaha dapat terjamin. Dengan statistik, keputusan yang baik dan rasional dapat dihasilkan.

3.    Tahap-tahap Kegiatan Statistik
•    Collection of Data
•    Organization of Data
•    Presentation of Data
•    Analysis of Data
•    Interpretation of Data

Pengumpulan Data:
a. Sensus yaitu mengumpulkan seluruh data / populasinya.
b. Sampel yaitu mengumpulkan sebagian data saja/

Penyusunan Data
Tahap - tahap penyusunan data:
a.    Editing
yaitu mendeteksi kemungkinan adanya kesalahan atau ketidakkonsistenan data.
b.    Classify
yaitu pengelompokan data sesuai dengan sifat-sifat yang dimiliki oleh data.
c.    Tabulation
yaitu pengelompokan data sesuai dengan sifat-sifat yang telah ditentukan dalam susunan kolom-kolom dan baris-baris, sehingga mudah untuk ditarik kesimpulan.

Presentasi Data
yaitu kegiatan agar data mudah untuk dibaca dan bisa dilihat secara visual, maka dibuat dalam bentuk tabel, grafik atau diagram.

Analisa Data
yaitu kegiatan untuk mengetahui karakteristik data, dengan menggunakan metode statistik, seperti rata-rata, deviasi standar, ataupun regresi.

Interpretasi Data
yaitu kegiatan untuk mengambil suatu kesimpulan yang benar.


Tugas SQL Basis data

Tugas SQL Basisdata:
1. CREATE TABLE Suplier
(
SuplierID char (3),
CompanyName varchar (25),
Address varchar (50)
);

2. CREATE TABLE Product
(
ProductID char (4),
ProductName varchar (25),
SuplierID char (3)
);

3. CREATE TABLE Costumer
(
CostumerID char (5),
CompanyName varchar (25),
Address varchar (50)
);

4. CREATE TABLE Orders
(
OrderID char (3),
CostumerID char (5),
EmployeeID char (3),
Orderdate date
);

5. CREATE TABLE Employee
(
EmployeeID char (3),
LastName varchar (15),
FirstName varchar (10),
TitleofCourtesy varchar (3),
Birthdate date
);

6. ALTER TABLE  `suplier` ADD  `phone` CHAR( 12 ) NOT NULL AFTER  `SuplierID`

7. ALTER TABLE  `costumer` ADD  `phone` CHAR( 12 ) NOT NULL AFTER  `Address`

8. ALTER TABLE  `Employee` ADD  `Address` VARCHAR( 50 ) NOT NULL AFTER  `Birthdate`

9. ALTER TABLE Suplier
ADD CONSTRAINT SuplierID PRIMARY KEY (SuplierID)

10. ALTER TABLE Product
ADD CONSTRAINT ProductID PRIMARY KEY (ProductID),
ADD FOREIGN KEY (SuplierID) REFERENCES Suplier (SuplierID)
;

11. INSERT INTO  `tugas_sql`.`suplier` (
`SuplierID` ,
`phone` ,
`CompanyName` ,
`Address`
)
VALUES (
'102',  '021-45446454',  'PT Adi Swadaya',  'Jl. Wijaya 2 No 14'
),
(
'103',  '021-78945645',  'TokyoTraders',  'Jl. Thamrin kav 10-11'
);

12. INSERT INTO  `tugas_sql`.`product` (
`ProductID` ,
`ProductName` ,
`SuplierID`
)
VALUES (
'1002', 'Buku Tulis', '102'
),
(
'1007', 'Kursi Tamu', '103'
),
(
'1008', 'Sikat Lantai', '103'
),
(
'1009', 'Meja Komputer', '103'
);

13. INSERT INTO  `tugas_sql`.`costumer` (
`CostumerID` ,
`CompanyName` ,
`Address` ,
`phone`
)
VALUES (
'10008', 'PT Adi Sarana', 'Jl.Kby Lama 10', '021-78954532'
),
(
'10009', 'PT Bangun Sentra', 'Jl.Ciputat Raya 12', ' '
);

14. INSERT INTO  `tugas_sql`.`employee` (
`EmployeeID` ,
`LastName` ,
`FirstName` ,
`TitleofCourtesy` ,
`Birthdate` ,
`Address`
)
VALUES (
'205', ' ', 'Budiman', 'Mr', '2-maret-1970', 'Jl. Kebangusan 10'
),
(
'206', 'Subagyo', 'Joko', 'Mr', ' ', ' '
),
(
'207', ' ', 'Tina', 'Ms', ' ', ' '
);

15. INSERT INTO  `tugas_sql`.`orders` (
`OrderID` ,
`CostumerID` ,
`EmployeeID` ,
`Orderdate`
)
VALUES (
'101', '10008', '206', '1-maret-2004'
),
(
'102', '10009', '207', '2-maret-2004'
);

16. UPDATE  `tugas_sql`.`costumer` SET  `Address` =  'Jl. Pasar Minggu 10' WHERE  `costumer`.`CostumerID` =  '10008' AND  `costumer`.`CompanyName` = 'PT Adi Sarana' AND  `costumer`.`Address` =  'Jl.Kby Lama 10' AND  `costumer`.`phone` =  '021-78954532' LIMIT 1 ;

17. UPDATE  `tugas_sql`.`employee` SET  `Birthdate` =  '1068-03-14' WHERE  `employee`.`EmployeeID` =  '206' AND  `employee`.`LastName` =  'Subagyo' AND `employee`.`FirstName` =  'Joko' AND  `employee`.`TitleofCourtesy` =  'Mr' AND  `employee`.`Birthdate` =  '0000-00-00' AND  `employee`.`Address` =  ' ' LIMIT 1 ;

18. DELETE product WHERE ProductName = "Sikat Lantai"

19. UPDATE  `tugas_sql`.`suplier` SET  `phone` =  '' WHERE  `suplier`.`SuplierID` =  '103';

20. SELECT * FROM `employee`

21. SELECT CompanyName, Address FROM `costumer`

22. SELECT * FROM `employee`WHERE TitleofCourtesy = 'mr'

23. SELECT CompanyName, Address FROM `costumer`

24.

25.

26.

27.

28.

29.

30.

31.

Rabu, 12 November 2014

Contoh Perencanaan Bisnis


A.    Rencana Kegiatan Bisnis Online Aksesoris.

Aksesoris merupakan suatu hiasan yang dapat mempercantik barang atau benda lain yang disukai agar lebih menarik. Hal itu berarti ada keterkaitan antara benda yang satu dengan benda yang lain, misalnya antara gadget dengan tempat Hp untuk menyimpan gadget tersebut agar lebih cantik dan mudah dibawa.
Rumusan masalah.
Berdasarkan dari latar belakang tersebut dapat dirumuskan beberapa hal yang mempengaruhi permasalah pada Usaha Aksesoris yang terebuat dari Kain Flannel ini yaitu:
1.    Meningkatkan Daya kreativitas dalam mempercantik barang atau benda lain yang disukai agar lebih menarik.
2.    Meningkatkan Trend dan Mode yang banyak disukai konsumen.

Tujuan.
Dari usaha online Aksesoris yang terbuat dari kain Flannel bertujuan :
1.    Untuk mempermudah dalam pengembangan usaha dan memudahkan konsumen mencari informasi kerajinan tangan rumahan ini untuk membelinya.
2.    Memanfaatkan untuk menyalurkan hobi bahkan menjadikan media kreasi melalui aneka ragam aksesoris yang akhirnya berkembang menjadi suatu keuntungan dalam berbisnis.
3.    Memberikan ide – ide kreatif dalam mengembangkan usaha dengan kreativitas terutama dalam pembuatan aksesoris yang terbuat dari kain flanel.
4.    Sebagai modal dasar untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan.

a)    Jenis Usaha
Usaha yang dilakukan adalah penjualan aksesoris perlengkapan yang terbuat dari kain flannel yang berbasis online.

b)    Produk yang dihasilkan
Kebutuhan aksesoris perlengkapan dari kain Flannel ini bisa memperindah tampilan alat tulis(pembatas buku,hiasan pensil atau pulpen,tempat pensil) dan gadget anda, aksesoris yang indah dengan berbagai macam ataupun ragam gambar yang terupdate di kalangan trend kartun dan mode-mode jaman sekarang.
Kebutuhan Aksesoris yang terbuat dari Kain Flannel di daerah ini masih jarang ditemukan, jadi berbisnis Aksesoris yang terbuat dari Kain Flannel ini merupakan peluang bisnis.


B.    Strategi Bisnis

1. Kemungkinan Persaingan.
Persaingan  pada bisnis ini terbilang sangat jarang pada daerah tempat tinggal  namun persaingan pasti ada, Karena itu agar lebih tesebar bisnis ini memanfaatkan media Internet dalam pemasarannya yaitu penjualan secara Online.

Hal-hal yang dilakukakn untuk dapat  bersaing secara baik yaitu sebagai berikut :
•    Hal terpenting dalam bisnis ini yaitu kita harus memperhatikan hal dalam mempromosikan produk yang akan di jual.
•    Mengutamakan kualitas produk yang di jual.
•    Meyakinkan konsumen terhadap produk yang di jual.
•    Melakukan pelayanan dengan ramah agar dapat menciptakan kenyamanan pada konsumen.


2. Pemasaran Produk.
•    Mengiklankan produk melalui media-media agar penyebaran informasi dapat lebih mudah dikenal secara cepat dan mudah menarik perhatian para konsumen.
•    Pemasaran produk secara langsung dan tidak langsung.
•    Dalam Hal ini, pemasaran secara langsung yaitu menjualkan produk kepada teman-teman terdekat dan pemasaran tidak langsung yaitu menjualkan produk secara online, menjualkan produk ke sekolah-sekolah, dan kampus.

3. Penetapan Harga.
Harga yang akan dikenalkan dalam produk yaitu harga yang terjangkau oleh konsumen secara menyeluruh dan dengan menyesuaikan kualitas produk yang diproduksi.
Sehingga produk yang ditawarkan sesuai dengan harga untuk para kalangan konsumen.

C.    Rencana Anggaran

Kebutuhan Biaya.

Rincian kebutuhan biaya yang dibutuhkan untuk memenuhi usaha yang terbuat dari kain flannel adalah sebagai berikut :

a.       Kebutuhan Anggaran Untuk Man Power



b.      Kebutuhan Anggaran Infrastruktur



c.       Biaya Tetap / Fixed Cost(FC)











d.      Total Anggaran